Curhatan Hujan ” Tolong Jangan Salahkan Saya”

Sering kali  kita dengar selentingan komentar saat mulai mendung, “ADUH.. Hujan.. Basah deh, gak bawa payung... Atau kalimat lainnya” yaaaaa.. Hujaaannn.. Nanti banjir lagi deh,  macet deh …. Atau mengkambing hitamkan  hujan dengan “ jangan hujan-hujannan, nanti sakit lho” ….

Terlepas disadari atau tidak kalimat itu diucapkan, kalimat-kalimat itu di telinga saya terdengar seperti kalimat penyesalan” kenapa hujan sih?? “, terdengar seperti  kalimat tidak bersyukur,  kalimat menolak rezeki.   Bukankah hujan itu salah satu bentuk karunia dari Sang Pencipta?

Sebenarnya kalau  dipikir-pikir lagi,  Kalau setelah hujan ada banjir, muncul kemacetan,  sangat gak fair klu yang disalahkan hujan nya. Salahkan orang nya yang gak bisa ngelola lingkungan dengan baik, salahkan orang yang buang sampah sembarangan ke selokan atau sungai  sehingga air hujan gak terserap dengan baik. Sekali lagi Jangan salahkan hujan nya. 

Kalau ada yang jadi sakit setelah kena hujan, gak adil juga kalau hujan dibilang jadi biang keroknya.  Hati2 dengan sugesti yang sering kita ucapkan sendiri dan karena seringnya jadi tertanam di pikiran bawah sadar kita sendiri “klu hujan-hujanan, nanti saya sakit”. Dijamin Anda bakalan sakit beneran walau cuma kena  gerimis dikit. Banyak kog orang yang sering  hujan-hujanan sampai bawah kuyup tapi tetap sehat wal’afiat.  Coba tingkatkan daya tahan tubuhnya terhadap  perubahan cuaca Sebelum ujug-ujug menyalahkan hujan :).

Sepakat kan???

 

#ditulis sambil menikmati derasnya hujan

Leave a Reply